Jepara – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., menghadiri agenda Polantas Menyapa di Kopinan 24 Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol), komunitas difabel, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam arahannya, Kakorlantas menegaskan bahwa program Polantas Menyapa merupakan implementasi arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar seluruh anggotanya semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.
“Jadi kegiatan Polantas Menyapa dan melayani terutama kepada masyarakat, khususnya ojol dan lainnya, termasuk hari ini juga ada teman-teman kita difabel yang sudah difasilitasi oleh Pak Kapolres. Saya sampaikan terima kasih kepada Pak Kapolres,” kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Kakorlantas mengapresiasi langkah Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Pratama dan Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto yang telah menghadirkan berbagai inovasi pelayanan, termasuk pemberdayaan komunitas difabel.
“Oleh sebab itu hari ini kami hadir di Jepara memastikan bahwa jajaran, khususnya di Jawa Tengah, sudah mengimplementasikan bahwa kita saat ini harus dekat dengan masyarakat. Layani masyarakat dengan ikhlas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Kakorlantas juga menitipkan perhatian kepada para pengemudi ojol dan komunitas difabel agar terus mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Saya titip kawan-kawan ojol termasuk difabel yang sudah difasilitasi. Karena memang negara harus hadir untuk melindungi masyarakat, terutama berkaitan dengan keselamatan,” pungkasnya.
Melalui program Polantas Menyapa, Korlantas Polri berharap terbangun kedekatan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia.
Kakorlantas bersama jajaran meninjau dapur umum Polres Jepara dan mencoba kendaraan milik komunitas difabel yang telah dirancang khusus untuk mendukung keselamatan serta memberikan kemudahan mobilitas bagi penyandang disabilitas.
(Red/Rezha LDD)



Tinggalkan Balasan