Tangerang, – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marsekal Madya Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri pembukaan turnamen basket Kapolri Cup 2026 di MS Arena Sport BSD, Tangerang, Banten, Senin (18/5). Turnamen ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80.
Kehadiran Kepala BNN RI dalam acara tersebut memiliki makna strategis, mengingat kapasitas beliau sebagai Pembina Cabang Olahraga Bola Basket Polri. Turnamen bergengsi ini diikuti oleh tim-tim tangguh dari jajaran Polda di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk memperkuat soliditas, sportivitas, serta kebersamaan antarpersonel Polri.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Irjen Pol. Hengki (Kapolda Banten), Irjen Pol. Himawan Bayu Aji (Kapolda Sulawesi Tenggara sekaligus Ketua Cabor Basket Polri), Brigjen Pol. Solihin (Wakapolda Sumatera Barat), Kombes Pol. Victor Dean Mackbon (Dirreskrimsus Polda Metro Jaya mewakili Kapolda Metro Jaya), Mohamad Shalahuddin (Wakil Ketua Umum DPP Perbasi), Kombes Pol. Andri Ananta Yudhistira (Wakil Ketua Panitia Pelaksana).
Dalam sambutannya, Kepala BNN RI mengapresiasi penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 sebagai sarana membangun karakter personel Polri yang disiplin, tangguh, dan kolektif.
”Kegiatan ini bukan sekadar ajang rekreasi atau kompetisi seremonial, melainkan instrumen strategis institusi dalam membentuk karakter personel Polri yang tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama secara solid di lapangan,” tegas Suyudi Ario Seto.
Lebih jauh, beliau menekankan bahwa olahraga adalah salah satu langkah preventif paling efektif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, terutama di lingkungan Polri dan generasi muda secara luas. Ia menggarisbawahi bahwa performa maksimal seorang atlet maupun personel kepolisian mustahil dicapai tanpa tubuh yang bersih dari zat adiktif.
”Prestasi dan performa terbaik hanya dapat lahir dari gaya hidup yang sehat, aktif, dan sepenuhnya bersih dari penyalahgunaan narkotika. Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya untuk membentengi diri dari ancaman narkoba,” imbuhnya.
Menutup arahannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh atlet untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play. Beliau berharap turnamen ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jiwa korsa guna mewujudkan semangat Bhayangkara yang Presisi.
”Selamat bertanding. Jadikan sportivitas sebagai nafas dalam setiap pertandingan, dan biarkan semangat kebersamaan ini memperkuat pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” tutupnya.
(Red/Rezha LDD)



Tinggalkan Balasan