Banten, radar91.com – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., memimpin pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas 320 calon Bintara Brigade Mobile (Brimob) Polri Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Aula Gawe Kuta Baluwarti pada Rabu (19/11), menandai dimulainya proses seleksi dan pendidikan yang ketat dan profesional bagi para calon bintara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Banten Kombes Pol Hendra Kurniawan, dan Karo SDM Polda Banten Kombes Pol M Darwis Derby Hermawan.
Irjen Pol Hengky memastikan bahwa seleksi penerimaan calon anggota Polri dilaksanakan secara profesional, bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah ini diperlukan untuk menjamin terpilihnya bintara Polisi yang profesional dan mampu mengayomi masyarakat.
“Tahun ini penerimaan Bintara Brimob memiliki karakteristik yang berbeda dari tahun sebelumnya, karena seleksi diarahkan secara khusus untuk mencetak personel yang memiliki karakter kebhayangkaraan, ketangguhan fisik dan mental, kompetensi umum kepolisian, kemampuan penindakan huru-hara anti-anarkis di era 4.0,” ucapnya.
Kapolda Banten berpesan agar ratusan calon Bintara Brimob fokus, menunjukkan kemampuan dan kompetensi terbaik mereka, percaya diri, serta mempersiapkan fisik dengan optimal untuk berhasil dalam seleksi tersebut.
“Tanamkan keyakinan bahwa keberhasilan diraih melalui kerja keras, disiplin, dan doa. Persiapkan diri dari sisi fisik, mental, dan kesehatan. Jika terdapat perbedaan nilai yang ditayangkan secara real time, sampaikan kepada panitia untuk dilakukan koreksi. Nilai tes adalah hasil yang diperoleh pada hari pelaksanaan dan tidak dapat diubah. Maka dari itu, percayalah pada kemampuan diri sendiri agar bisa lolos seleksi,” tegas Kapolda.
Irjen Pol. Hengki mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam pelaksanaan seleksi, sekaligus berpesan kepada panitia untuk bertugas secara profesional. Hal ini penting guna mencetak bintara Polri yang penuh tanggung jawab.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengawas, panitia penerimaan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran proses penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.
Kapolda Banten menekankan kepada semua personel Kepolisian untuk tidak melakukan tindakan curang dalam pelaksanaan seleksi tersebut, mengingat proses seleksi selama ini sering mendapatkan persepsi negatif di kalangan publik akibat banyaknya peristiwa yang mencoreng proses seleksi tersebut.
“Mari kita kawal bersama agar penerimaan anggota Polri di Polda Banten bebas dari KKN sehingga berjalan secara clear and clean, demi menghasilkan SDM yang unggul dan mampu mewujudkan Polri yang presisi,” ungkap Kapolda.
(Red/Rezha LDD)



Tinggalkan Balasan