Jakarta. radar91.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., memerintahkan jajarannya untuk membangun 209 titik sumur bor di wilayah terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang di Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat.
“Khusus untuk Aceh Tamiang, kami sedang mempersiapkan pembangunan fasilitas sumur bor di 209 lokasi,” ujar Kapolri pada Jumat (19/12/2025).
Jenderal Listyo Sigit menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari total 338 fasilitas sumur bor yang sedang dibangun di seluruh Provinsi Aceh. Selain di Aceh Tamiang, sebanyak 129 unit lainnya tersebar di berbagai kabupaten dan kota terdampak lainnya di wilayah tersebut.
“Saat ini sudah ada 16 titik sumur yang aktif dan pembangunannya terus berprogres. Kami juga membangun fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus), yakni 4 unit di wilayah Sumatera secara umum dan 15 unit khusus di wilayah Aceh Tamiang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolri menambahkan bahwa petugas di lapangan masih terus melakukan pemetaan di wilayah-wilayah prioritas yang sangat membutuhkan pasokan air bersih. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat krusial untuk menunjang aktivitas harian warga sekaligus menjaga kesehatan.
“Air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat, mulai dari kebutuhan minum, mandi, hingga keperluan MCK. Hal ini juga penting untuk mencegah munculnya penyakit kulit pascabencana. Oleh karena itu, sesuai arahan Bapak Presiden, kami diminta untuk terus menyisir titik-titik mana saja yang membutuhkan bantuan air bersih,” tegas Jenderal Listyo Sigit.
(Red/Rezha LDD)



Tinggalkan Balasan