Bekasi – Sulit Orang Membaca Pemikiran Perkumpulan Wartawan Fast Respon Agus Flores Ular Naga Ubi Kayu ini, Pasalnya Sosok Pengacara ini, Ribuan Trik Membesarkan Organisasi, dicontohkan Bagaimana Besarnya Nama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Gorontalo, dengan menggunakan Gaya Kontroversi, masing masing mengklaim organisasi merek yang sama sebagai YLKI yang sah, hingga membiarkan media memberitakan hampir satu tahun.

Banyak mulai menganggap Perselisihan Logo Fast Respon, adalah Trik Agus Flores, sehingga melambung nama Fast Respon.

Analisa Telematika, Melihat keberadaan Organisasi Fast Respon Menjadi Tren Baru, bahkan gaya Kepemimpinan Agus Flores dalam Rekam Digital dikenal Guru Teater Drama, Pengacara dan Kader Partai Golkar.

Hingga banyak juga berpendapat, Sengaja Sekjen Dipisahkan untuk membuat Organisasi dengan menggunakan logo yang hampir mirip, agar tingkat kemajuan Fast Respon Menjaga Polri lebih besar.

” Bisa Saja ini Sandiwara, antara Ketum FRN dan Ketum FRIC, seolah olah, benturan padahal trik mereka, untuk mendopleng nama Fast Respon Lebih Besar,” tegasnya.

Hingga Surat Somasi pun dikirimkan, bukan mengkritik tapi menyanjung adanya FRIC.

Kepada Media Novem One, Ketum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Agus Flores, membantah hal itu. Bahkan tidak mengetahui Tiba tiba muncul Organisasi Hampir Mirip.

” Ngaklah, Buktinya saya somasi mereka,” tegasnya.

Disinggung Dengan Lamanya Pengajuan Laporan Polisi, Agus mengatakan dirinya masih menganalisa semua data data dari Organisasi Sebelah.

” Kita Tidak mau kesusue buat Laporan, kita analisa semua, pasal pasal yang dikenakan lawan,: tegasnya.

Soal terkait Dianggap Ini Trik Agus Flores Guna Membesarkan Organisasi Fast Respon, Agus Flores Membantah.