Pontianak, rada91.com– Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) resmi memulai Operasi Lilin Kapuas 2025 guna mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Jumat (19/12/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi. Operasi pengamanan ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Fokus pada Mitigasi Bencana

Dalam arahannya, Kapolda Kalbar menegaskan bahwa fokus pengamanan tahun ini tidak hanya terbatas pada aktivitas masyarakat, tetapi juga mencakup mitigasi bencana alam. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Barat.

“Untuk pelaksanaan Operasi Lilin Kapuas kali ini, terdapat peningkatan kekuatan pengamanan. Selain mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, kita juga mengantisipasi potensi terjadinya bencana,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto. Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk siap siaga menghadapi segala dinamika situasi di lapangan.

Pengerahan Ribuan Personel Gabungan

Sebanyak 3.586 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan situasi kondusif di Bumi Khatulistiwa. Kekuatan ini terdiri dari:

Polri: 2.024 personel (384 dari Polda Kalbar dan 1.640 dari Satwil/Polres jajaran).

Instansi Terkait: 1.562 personel yang berasal dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Basarnas, Dinas Kesehatan, serta relawan dari Pramuka dan Senkom.

Para personel tersebut akan ditempatkan di 70 titik strategis, meliputi 41 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu. Adapun sasaran pengamanan mencakup 6.487 gereja, 4 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), bandara, pelabuhan, serta 303 objek wisata di Kalimantan Barat.

Prioritas Keselamatan dan Ketertiban

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan kegiatan preventif yang didukung deteksi dini (preemtif) serta penegakan hukum.

“Target utama kami adalah menjamin keselamatan masyarakat yang beribadah maupun yang mudik. Kami juga memantau potensi kerawanan seperti peredaran miras, narkoba, petasan, hingga pemantauan media sosial untuk mengantisipasi isu hoaks dan provokasi yang dapat mengganggu toleransi beragama,” jelas Kombes Pol. Bayu Suseno.

Menutup keterangannya, Kapolda Kalbar menyampaikan ucapan selamat dan imbauan kepada warga. “Kami mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru bagi yang merayakan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan di mana pun berada,” pungkasnya.

Polda Kalbar berharap dengan kesiapan sarana prasarana serta sinergitas lintas instansi, perayaan Nataru di Kalimantan Barat dapat berjalan sejuk, aman, dan kondusif bagi semua pihak.

(Red/Rezha LDD)