Lampung, radar91.com — Penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat menyusul banjir besar, tanah longsor, serta kerusakan infrastruktur yang melanda tiga provinsi tersebut. Ribuan warga masih berada di pengungsian, sementara sejumlah akses jalan utama terputus dan membutuhkan pembukaan jalur darurat.

Sebagai langkah percepatan bantuan, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, memimpin pelepasan logistik kemanusiaan Polda Lampung pada Rabu (3/12/2025) di Lapangan Apel Mapolda Lampung.

Kegiatan bertema “Bersama Menjaga Lampung” ini dihadiri ribuan perwakilan driver ojek online se-Lampung. Sebanyak 14 truk bantuan diberangkatkan, membawa 12.489 kilogram beras, 5.763 dus mi instan, 1.515 selimut, 2.537 bal popok, serta berbagai kebutuhan lain seperti pakaian, obat-obatan, gula, bahan makanan, dan air mineral untuk memperkuat penanganan bencana di tiga provinsi terdampak.

Sejak awal bencana, unsur-unsur operasional telah dikerahkan untuk mendukung evakuasi warga, pencarian korban, pembukaan akses jalan, hingga distribusi bantuan. Dukungan juga diperkuat oleh polda-polda lain di Sumatera dengan mengirimkan personel tambahan serta logistik darurat.

Koordinasi lintas lembaga terus ditingkatkan bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, serta relawan untuk mempercepat pemulihan. Akses jalan darurat dibuka dengan alat berat, sementara jalur alternatif disiapkan guna memastikan suplai logistik tetap berjalan. Dapur lapangan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, serta trauma healing juga dioperasikan di berbagai titik terdampak. Pengamanan jalur distribusi dilakukan untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran.

Pada hari ini, Wakapolri dijadwalkan bertolak dari Jakarta menuju Bandara Kualanamu sebagai titik awal peninjauan lapangan. Dari sana, ia akan bergerak menuju Aceh, terutama Kabupaten Aceh Tamiang, yang hingga kini masih menghadapi hambatan akses dan keterbatasan logistik. Wakapolri akan memastikan percepatan distribusi bantuan, khususnya untuk wilayah yang terisolasi.

Selanjutnya, Wakapolri akan melanjutkan peninjauan ke Sumatera Barat untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak, meninjau ketersediaan logistik, serta memberikan dukungan kepada personel yang bertugas membantu warga.

Penanganan bencana terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Operasi kemanusiaan akan terus berlangsung hingga situasi kembali stabil dan akses publik sepenuhnya pulih.

(Red/Rezha LDD)