Jakarta, – Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri, Agus Flores, menegaskan komitmen organisasinya untuk selalu mendukung kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si. Dukungan ini didasari atas ikatan emosional dan historis yang kuat, mengingat latar belakangnya yang berasal dari keluarga besar TNI-Polri.

Agus Flores mengungkapkan bahwa garis genetik dan historis keluarganya searah dengan perjuangan kepolisian dan militer.

“Jalur genetik kami sama, keluarga ABRI. Ayah Bapak Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo adalah Mayor Adm (Purn.) Sutrisno, purnawirawan TNI AU yang pernah berdinas di AAU Yogyakarta. Sedangkan saya anak dari lulusan AKABRI/AKPOL ’68,” ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Ia menambahkan, latar belakang keluarganya di Flores sangat kuat di lingkungan TNI-Polri, termasuk memiliki kerabat mantan Dankorem Manado dan kakek yang merupakan polisi kepercayaan Kapolri kedua. Dari garis keturunan Jawa, relasinya banyak berasal dari Akpol ’67 dan ’68 Sukabumi, serta memiliki relasi Komandan Bais.

“Hati boleh berubah, tapi darah tetap satu untuk negeri ini. Apa pun kebijakan Kapolri, baik disoroti atau tidak, tetap saya dukung,” tegasnya.

Terkait kiprahnya, Agus Flores dikenal memiliki rekam jejak panjang di organisasi. Selain berprofesi sebagai pengacara, ia pernah menjabat Wasekjen KBPP Polri Pusat, Ketua GRIB Jakarta Pusat, dan kini aktif sebagai Penasehat FKPPI Tanjung Priok serta Staf Ahli Waketum Golkar Pusat, Ahmad Doli.

Mengenai kepemimpinannya di PW-FRN, Agus memiliki visi besar untuk mencatatkan sejarah. Ia ingin organisasi tersebut dikenal sebagai garda terdepan pendukung Polri, yang dirintis pada era Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kabareskrim Jendral Pol. (Purn) Agus Andrianto, dan Presiden ke-7 Ir. Joko Widodo.

“FRN ini saya mau jadikan hebat, agar sejarah mengukir sampai tujuh turunan bahwa organisasi ini tercatat dalam sejarah cinta Polri. Di dalam FRN ini banyak bintang-bintang dan kelompok bintara, mungkin mewakili 1/3 bumi,” pungkasnya.

(Red/Rezha LDD)