Jakarta, radar91.com – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 bukan sekadar operasi pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, melainkan wujud kehadiran negara dalam menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Hal tersebut disampaikan saat memaparkan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Auditorium Mutiara, PTIK, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, Operasi Ketupat memiliki tanggung jawab lebih luas, yakni memastikan seluruh rangkaian kegiatan bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri berjalan aman dan kondusif.
“Operasi Ketupat itu bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan arus balik. Tetapi negara hadir, Polri hadir dalam rangka menjaga momentum sosial dan momentum spiritual,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Ia menekankan seluruh jajaran wajib mampu mengamankan berbagai dinamika yang muncul selama periode tersebut, baik dari sisi kriminalitas maupun harkamtibmas, sekaligus mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.
Kakorlantas juga meminta para Kapolda untuk aktif turun langsung ke lapangan guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal.
“Saya titip betul para Kapolda agar benar-benar berada di lapangan, karena ini momentum kita semuanya. Melalui Operasi Ketupat ini, trust publik terhadap kepolisian harus meningkat,” tegasnya.
Dalam persiapan operasi, Polri telah melakukan survei serta memperkuat koordinasi internal. Ia menyebut jajaran Karo Ops dan Dirlantas di wilayah telah memahami tata kelola lalu lintas sehingga strategi pengamanan dapat berjalan efektif.
(Red/Rezha LDD)



Tinggalkan Balasan